Oleh : Rusmin
Bersama Pemerintah Kab. Kolaka Utara Mermperingati Hari Desa Nasional.
Penebaran Benih Ikan Nila Salin.
Evaluasi Progres Pendampingan.
Peningkatan Kapasitas Kader Dalam Mendukung Percepatan Penurunan Stunting di Iingkat Desa.
Dermaga Tua Desa Sapoiha salah satu Pusat Wisata Kuliner di Kecamatan Watunohu.
Oleh : Rusmin
Oleh : TPP Watunohu
Pemerintah Desa Nyule melaksanakan kegiatan penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa untuk periode Januari sampai dengan Maret Tahun 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara tunai bertempat di Kantor Desa Nyule dan dihadiri oleh Kepala Desa Nyule, Bapak Mappagilingsa, SE, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa, serta pendamping desa yaitu Rusmin dan Andi Jayadi Fadli.
Penyaluran BLT Desa ini diberikan kepada 10 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) yang telah ditetapkan berdasarkan hasil musyawarah desa serta verifikasi data yang dilakukan oleh pemerintah desa. Setiap KPM menerima bantuan sebesar Rp300.000 per bulan. Dengan demikian, untuk periode tiga bulan (Januari, Februari, dan Maret 2026), masing-masing KPM menerima total bantuan sebesar Rp900.000.
Secara langsung untuk menerima bantuan serta menandatangani daftar penerimaan sebagai bentuk pertanggungjawaban administrasi.
Kepala Desa Nyule, Mappagilingsa, SE, dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa BLT Desa merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah desa dalam membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya bagi keluarga yang tergolong kurang mampu. Beliau berharap bantuan tersebut dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari.
Melalui penyaluran BLT Desa ini, diharapkan dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta memberikan dukungan bagi keluarga penerima manfaat dalam memenuhi kebutuhan dasar mereka.
Oleh : Annisa FS
Dengan mekanisme persetujuan dari Kepala Desa yang jelas, diharapkan koperasi ini dapat berkembang dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah desa.
"Dana Dukungan merupakan dana jaminan apabila terjadi gagal bayar saat melakukan pengembalian pinjaman dan dana ini tidak boleh melebihi 30% dari pagu dana desa per tahun anggaran," himbau Rusmin dalam arahannya selaku Pendamping Desa.
Oleh : Rusmin*)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Watunohu, Musakkir, S.Pd., M.M., Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Kolaka Utara, Sultan Darampa, serta Pendamping Desa Kecamatan Watunohu, Rusmin, S.T., dan Bisnis Asisten (BA) Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi mitra dalam penguatan ekonomi desa. Selain itu, para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Kecamatan Watunohu juga hadir secara aktif dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Watunohu, Musakkir, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam Rangka Pembiayaan Koprasi Desa Merah Putih selain itu juga yang tak kalah pentingnya juga menyamakan persepsi mengenaiTata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Kolaka Utara, Sultan Darampa, dalam pemaparannya menjelaskan secara rinci substansi dari Permendes PDTT Nomor 10 Tahun 2025 yang mengatur dukungan Pembiayaan Dana Desa sebesar maksimal 30% dari pagu Dana Desa yang dipergunakan untuk menutupi kekurangan pengembalian pokok dan bunga/margin/bagihasil pinjaman yang telah jatu tempo
Lebih lanjut, Pendamping Desa Kecamatan Watunohu, Rusmin, S.T., menambahkan bahwa implementasi kebijakan ini sangatlah penting maka diharapkan pemerintah Desa bersama BPD segera melakukan Musyawarah Desa Khusus untuk Membahas persetujuan Kepala Desa dalam rangka pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bisnis Asisten (BA) Koperasi Desa Merah Putih menyampaikan akan melakukan pendampingan dalam hal kegiatan bisnis dan dokumen KDMP untuk kelancaran jalannya kegiatan dan operasional KDMP tersebut
Di akhir kegiatan, peserta rapat menyepakati beberapa poin penting, antara lain:
1. Seluruh desa di Kecamatan Watunohu akan segera melaksanakan Musyawarah Desa Khusus sesuai dengan RKTL
2. Pendamping Desa dan TA P3MD akan melakukan fasilitasi dan pendampingan dalam Musyawarah Desa Khusus.
3. Pemerintah desa akan memperkuat kolaborasi dengan lembaga KDMP untuk menunjang perekonomian masyarakat di desa
Kegiatan ditutup dengan ajakan dari Camat Watunohu agar seluruh kepala desa dan BPD serta pengurus KDMP terus meningkatkan koordinasi untuk kelancaran jalannya KDMP “Kita harus terus berinovasi dan bekerja dengan hati untuk kesejahteraan masyarakat desa. Peraturan boleh berubah, tapi tujuan kita tetap sama — yaitu membangun desa yang mandiri dan berdaya,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pemerintah desa di Kecamatan Watunohu semakin siap menghadapi tahun anggaran 2026 dengan kerja yang ikhlas dan tulus untuk keberhasilan KDMP ini sehingga kesahtraan masyarakat dapat merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Dalam sambutannya Kepala BPSDM menyampaikan pesan bahwa pergantian jabatan mutasi, rotasi maupun promosi adalah hal yang harus disyukuri sebagai siklus untuk mencapai posisi yang terbaik bagi kehidupan karir para pegawai. Jangan terjebak dengan ungkapan Sawang Sinawang.. Mungkin apa yang didapat saat ini tidak sesuai dengan harapan namun mungkin merupakan pijakan untuk mendapatkan posisi yang kelak lebih bagus.
Jabatan Kepala Pusat PPMD dalam kesempatan ini juga bagian dari acara prosesi serah terima jabatan. Dari pejabat lama Drs. Hasman Ma’ani, M.Si kepada Kombes Pol. Heri Lesmono, S.I.K.
Di sambutan perkenalan dengan para pegawai di lingkungan P3MD yang dalam hal ini termasuk jajaran Tenaga Pendamping Profesional Pusat (TPP) Kapus baru di sesi perkenalan menyampaikan cerita bahwa pengalaman memimpin anggota berjumlah banyak pernah menjadi tugas di institusi terdahulu, sama halnya dengan jumlah TPP yang berkisar 30.000 personal lebih tersebar di seluruh Indonesia.
Ucapan Selamat dari TPP Kecamatan Watunohu atas Capaian Kinerja Menteri Desa PDTT yang Meraih Posisi Ketiga Menteri Terbaik Kabinet Indonesia Maju
Watunohu, Kolaka Utara – Tim Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara menyampaikan ucapan selamat dan apresiasi yang tinggi kepada Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Republik Indonesia, atas capaian luar biasa dalam hasil survei kinerja berdampak yang menempatkan beliau di posisi ketiga sebagai Menteri terbaik dalam Kabinet Indonesia Maju.
Capaian prestisius ini menjadi bukti nyata atas kerja keras, dedikasi, dan komitmen kuat Kementerian Desa PDTT dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan, berkeadilan, serta berdampak langsung bagi masyarakat di seluruh pelosok tanah air. Melalui berbagai program strategis seperti Dana Desa, Program Ketahanan Pangan, BUMDes, SDGs Desa, dan Peningkatan Kapasitas Pemerintah Desa, Kementerian Desa PDTT berhasil menggerakkan roda ekonomi desa serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.
TPP Watunohu menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program dan kebijakan Kementerian Desa PDTT, khususnya dalam mendorong pengembangan potensi ekonomi lokal, pemberdayaan masyarakat, serta pembangunan berbasis kebutuhan desa. Mereka berharap keberhasilan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan desa agar terus bekerja dengan semangat, integritas, dan tanggung jawab yang tinggi.
“Pencapaian Menteri Desa sebagai salah satu menteri terbaik menunjukkan bahwa pembangunan desa bukan lagi isu pinggiran, tetapi telah menjadi prioritas utama pembangunan nasional. Kami berharap prestasi ini menjadi energi positif bagi seluruh jajaran pendamping desa untuk terus berkarya dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,” tambah salah satu anggota TPP.
Akhirnya, TPP Kecamatan Watunohu menyampaikan doa dan harapan agar Menteri Desa PDTT terus diberi kekuatan, kesehatan, dan kebijaksanaan dalam memimpin kementerian, serta mampu mempertahankan bahkan meningkatkan prestasi di masa mendatang. Ucapan selamat ini bukan hanya bentuk apresiasi, tetapi juga cerminan semangat kebersamaan dalam membangun desa menuju Indonesia maju dan sejahtera.
Oleh : Rusmin, ST