Rabu, 03 Juni 2026
Minggu, 24 Mei 2026
Percepat Penuntasan Data KPM, Pemdes Lahabaru Gelar Rapat Koordinasi
Pendamping Desa bersama Pemerintah Desa Lahabaru menggelar rapat koordinasi guna mempercepat pendataan serta penginputan data layanan pencegahan stunting pada aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW). Langkah ini diambil untuk memastikan akurasi data sasaran 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) agar konvergensi penanganan stunting berjalan optimal.
Kepala Desa Lahabaru Syahruddin menegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait langkah kongkrit dalam percepatan pendataan dan penginputan data pada aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW) di balai desa setempat. Rakor ini difokuskan untuk mengevaluasi sejauh mana progres penginputan data sasaran prioritas, khususnya terkait layanan pencegahan stunting di tingkat desa.
Pendamping Desa (Andi Jayadi Fadly, SH) dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran aktif KPM dalam melakukan pembaruan data secara berkala. Menurutnya, data yang akurat dan real-time sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa dan pusat sebagai dasar pengambilan kebijakan serta penyusunan program intervensi kesehatan masyarakat."Aplikasi eHDW ini adalah instrumen penting dari Kementerian Desa untuk mengawal 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Oleh karena itu, percepatan penginputan data ini tidak bisa ditunda agar sasaran seperti ibu hamil, balita, dan calon pengantin di desa kita bisa terpantau dengan baik," tegas Kepala Desa Dalam rapat tersebut, KPM Desa Lahabaru memaparkan beberapa kendala teknis yang dihadapi di lapangan, mulai dari kendala jaringan hingga proses sinkronisasi data pada sistem eHDW.
Pemerintah Desa dan KPM kemudian menyepakati langkah tindak lanjut, termasuk penyediaan fasilitas pendukung dan jadwal evaluasi rutin mingguan untuk memastikan seluruh data telah dientri dengan tuntas. Rakor ini ditutup dengan komitmen bersama antara Pemerintah Desa Lahabaru dan KPM untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi eHDW demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan bebas stunting.
Senin, 20 April 2026
Rapat Koordinasi TPP Kabupaten Kolaka Utara Melalui Zoom Meeting, Tingkatkan Kapasitas Pendamping Desa
Oleh : Rusmin
Camat Watunohu : "Penting Penyamaan Persepsi Tata Cara Pinjaman KOpdes MP"
Oleh : Rusmin*)
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Camat Watunohu, Musakkir, S.Pd., M.M., Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Kolaka Utara, Sultan Darampa, serta Pendamping Desa Kecamatan Watunohu, Rusmin, S.T., dan Bisnis Asisten (BA) Koperasi Desa Merah Putih yang menjadi mitra dalam penguatan ekonomi desa. Selain itu, para kepala desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pengurus Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) se-Kecamatan Watunohu juga hadir secara aktif dalam kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Camat Watunohu, Musakkir, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting untuk menyamakan persepsi Mekanisme Persetujuan dari Kepala Desa dalam Rangka Pembiayaan Koprasi Desa Merah Putih selain itu juga yang tak kalah pentingnya juga menyamakan persepsi mengenaiTata Cara Pinjaman dalam Rangka Pendanaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” ujarnya.
Sementara itu, Tenaga Ahli P3MD Kabupaten Kolaka Utara, Sultan Darampa, dalam pemaparannya menjelaskan secara rinci substansi dari Permendes PDTT Nomor 10 Tahun 2025 yang mengatur dukungan Pembiayaan Dana Desa sebesar maksimal 30% dari pagu Dana Desa yang dipergunakan untuk menutupi kekurangan pengembalian pokok dan bunga/margin/bagihasil pinjaman yang telah jatu tempo
Lebih lanjut, Pendamping Desa Kecamatan Watunohu, Rusmin, S.T., menambahkan bahwa implementasi kebijakan ini sangatlah penting maka diharapkan pemerintah Desa bersama BPD segera melakukan Musyawarah Desa Khusus untuk Membahas persetujuan Kepala Desa dalam rangka pembiayaan Koperasi Desa Merah Putih,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Bisnis Asisten (BA) Koperasi Desa Merah Putih menyampaikan akan melakukan pendampingan dalam hal kegiatan bisnis dan dokumen KDMP untuk kelancaran jalannya kegiatan dan operasional KDMP tersebut
Di akhir kegiatan, peserta rapat menyepakati beberapa poin penting, antara lain:
1. Seluruh desa di Kecamatan Watunohu akan segera melaksanakan Musyawarah Desa Khusus sesuai dengan RKTL
2. Pendamping Desa dan TA P3MD akan melakukan fasilitasi dan pendampingan dalam Musyawarah Desa Khusus.
3. Pemerintah desa akan memperkuat kolaborasi dengan lembaga KDMP untuk menunjang perekonomian masyarakat di desa
Kegiatan ditutup dengan ajakan dari Camat Watunohu agar seluruh kepala desa dan BPD serta pengurus KDMP terus meningkatkan koordinasi untuk kelancaran jalannya KDMP “Kita harus terus berinovasi dan bekerja dengan hati untuk kesejahteraan masyarakat desa. Peraturan boleh berubah, tapi tujuan kita tetap sama — yaitu membangun desa yang mandiri dan berdaya,” pungkasnya.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh pemerintah desa di Kecamatan Watunohu semakin siap menghadapi tahun anggaran 2026 dengan kerja yang ikhlas dan tulus untuk keberhasilan KDMP ini sehingga kesahtraan masyarakat dapat merata, dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat.
Salam Berdesa dari TPP Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara
Salam Berdesa dari TPP Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara: Wujud Semangat Membangun Desa Mandiri dan Sejahtera
Oleh : Rusmin
Watunohu, Kolaka Utara — Tenaga Pendamping Profesional (TPP) Kecamatan Watunohu Kabupaten Kolaka Utara Provinsi Sulawesi Tenggara terus menunjukkan komitmen dan semangatnya dalam mendukung pelaksanaan pembangunan desa melalui semangat Salam Berdesa. Gerakan ini menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, serta dedikasi dalam memperkuat kapasitas pemerintahan desa menuju kemandirian dan kesejahteraan masyarakat.Melalui program Salam Berdesa, TPP Kecamatan Watunohu berupaya mempererat sinergi antara pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), lembaga kemasyarakatan, dan masyarakat. Fokus utama kegiatan ini adalah memperkuat tata kelola pemerintahan desa, meningkatkan transparansi penggunaan Dana Desa, serta memastikan program pembangunan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Koordinator TPP Kecamatan Watunohu (Rusmin, ST) menyampaikan bahwa Salam Berdesa bukan hanya slogan, melainkan gerakan nyata yang mengedepankan semangat kebersamaan dalam membangun desa. “Kami hadir untuk mendampingi, bukan menggantikan peran pemerintah desa. Tujuan kami adalah membantu desa agar semakin kuat dalam perencanaan, pelaksanaan, dan pelaporan kegiatan pembangunan,” ujarnya dalam kegiatan temu koordinasi di Kantor Kecamatan Watunohu.
Berbagai kegiatan pendampingan telah dilakukan, antara lain pelatihan peningkatan kapasitas aparatur desa, fasilitasi musyawarah perencanaan pembangunan desa (Musrenbangdes), pendampingan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes), serta pemantauan pelaksanaan program ketahanan pangan, pemberdayaan ekonomi masyarakat, dan penguatan lembaga desa.
Salah satu contoh nyata keberhasilan pendampingan TPP di Kecamatan Watunohu adalah meningkatnya partisipasi masyarakat dalam setiap tahapan pembangunan desa. Masyarakat kini lebih terbuka dalam memberikan masukan, turut serta dalam kegiatan gotong royong, serta mendukung program inovatif desa seperti pengembangan wisata mangrove di Desa Sapoiha dan penguatan ketahanan pangan di beberapa desa lainnya.
Selain itu, TPP juga berperan aktif dalam mendorong transformasi digital desa melalui penggunaan aplikasi Sistem Keuangan Desa (Siskeudes) dan platform informasi publik desa. Upaya ini diharapkan dapat mempercepat transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan desa di era digital.
“Semangat Salam Berdesa adalah wujud pengabdian kami untuk membangun desa yang berdaya, mandiri, dan sejahtera. Kami percaya, perubahan besar berawal dari desa yang kuat,” tambah salah satu pendamping lokal desa (PLD) di Watunohu.
Melalui kolaborasi yang erat antara TPP, pemerintah desa, dan masyarakat, Kecamatan Watunohu terus bergerak maju menuju desa-desa yang produktif dan mandiri. Salam Berdesa menjadi simbol semangat perubahan, kebersamaan, dan kemajuan desa-desa di Kolaka Utara, sejalan dengan visi pembangunan nasional untuk mewujudkan Indonesia dari desa.






.jpeg)








