About

HARI DESA NASIONAL

Bersama Pemerintah Kab. Kolaka Utara Mermperingati Hari Desa Nasional.

KETAPANG DESA

Penebaran Benih Ikan Nila Salin.

KOORDINASI PENDAMPING ZONA II

Evaluasi Progres Pendampingan.

OJT KPM KECAMATAN WATUNOHU

Peningkatan Kapasitas Kader Dalam Mendukung Percepatan Penurunan Stunting di Iingkat Desa.

DERMAGA TUA

Dermaga Tua Desa Sapoiha salah satu Pusat Wisata Kuliner di Kecamatan Watunohu.

Selasa, 30 Juni 2026

 Oleh: TPP Kec. Watunohu

Penyaluran BLT Tahap 2 Desa Nyule Periode April-Juni Disalurkan Langsung Kepala Desa

NYULE, WATUNOHU – Pemerintah Desa Nyule, Kecamatan Watunohu, kembali menyalurkan Bantuan Langsung Tunai (BLT) Tahap 2 untuk periode bulan April, Mei, dan Juni 2026. Penyaluran dilakukan secara langsung oleh Kepala Desa Nyule, Bapak Mappagilingsa, SE, pada Hari Kamis 18 Juni 2026, di Kantor Desa Nyule.

Kegiatan penyaluran ini turut disaksikan oleh Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Nyule serta Pendamping Desa Kecamatan Watunohu. Kehadiran unsur BPD dan pendamping desa menjadi bentuk transparansi dan pengawasan langsung agar penyaluran bantuan tepat sasaran sesuai data penerima yang telah ditetapkan, bantuan yang disaalurkan berupah uang tunai sebesar Rp. 300.000 pre bulan dengan total yang di terima selama triwulan Rp. 900.000 per KPM.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Mappagilingsa, SE menyampaikan bahwa BLT periode April-Juni merupakan upaya pemerintah desa untuk membantu meringankan beban ekonomi masyarakat, khususnya keluarga yang masuk dalam kategori penerima manfaat.

“Penyaluran kita laksanakan secara langsung dan terbuka. Saya berharap bantuan ini dapat digunakan sebaik-baiknya untuk kebutuhan pokok keluarga selama tiga bulan ke depan,” ujar Bapak Mappagilingsa, SE.

Sebagai bentuk perhatian kepada warga yang tidak dapat hadir, Pemerintah Desa juga melakukan penyaluran door to door. Bagi warga penerima BLT yang sedang sakit atau memiliki keterbatasan fisik, bantuan diantarkan langsung ke rumah masing-masing oleh tim dari Pemerintah Desa. 

Langkah ini mendapat apresiasi dari warga. “Terima kasih Pak Kades dan seluruh perangkat desa. Yang sakit saja diantarkan sampai di rumah. Ini sangat membantu kami,” ungkap salah satu penerima manfaat.

Dengan selesainya penyaluran BLT Tahap 2 ini, Pemerintah Desa Nyule berharap dapat terus menjaga akuntabilitas, kedekatan dengan warga, dan memastikan seluruh program bantuan sosial berjalan lancar hingga ke lapisan masyarakat paling membutuhkan.



Sabtu, 06 Juni 2026


  
Dermaga Tua Sapoiha : Spot Kuliner Hidden Gem Baru di Kolaka Utara
 
Kalau kamu ke Watunohu, Kolaka Utara, jangan cuma lewat. Di Desa Sapoiha ada Dermaga Tua yang sekarang naik daun jadi pusat wisata kuliner baru. Suasana laut + jajanan lokal = combo yang susah ditolak.

Dermaga tua yang dulu cuma jadi tempat sandar perahu nelayan, kini berubah wajah. Soreh hari dermaganya rame. Warga dan wisatawan numpuk di sepanjang sisi dermaga buat nikmatin sunset sambil jajan.

- *Pisang goreng & jagung rebus*: Camilan murah meriah sambil duduk di bibir dermaga.
- *Es kelapa muda + kopi manja*: Pas buat netralisir pedasnya sambal.

Keunikan Dermaga Tua Sapoiha: konsepnya masih alami. Nggak ada bangunan cafe megah. Kursi kayu + tikar + lampu teplok di malam hari. Justru itu yang bikin vibes-nya beda dari resto modern.

Warga setempat juga dapat dampaknya. Banyak ibu-ibu PKK dan pemuda desa sekarang buka lapak UMKM di sekitar dermaga. Jadi wisata kulinernya sekalian gerakin ekonomi Desa Sapoiha.
 
*Lokasi*: Dermaga Tua, Desa Sapoiha, Kec. Watunohu, Kab. Kolaka Utara  
*Jam rame*: 16.00 - 22.00 WITA, paling pas sunset  

Pemdes Sapoiha rencananya bakal tambah lampu penerangan + tempat sampah biar dermaganya tetap bersih dan nyaman.

Dermaga Tua Sapoiha buktiin kalau wisata nggak harus mahal dan ribet. Cukup laut, senja, dan rasa lokal yang autentik. Cocok buat kamu yang lagi cari spot nongkrong anti mainstream di Kolut.

Udah pernah ke Dermaga Tua Sapo Iha belum? Menu apa yang paling kamu rekomendasiin di sana?

Rabu, 03 Juni 2026


Evaluasi Program Desa 2026, TAPM Kolaka Utara Pimpin Rakor TPP Zona 2

Kolaka Utara – Tenaga Pendamping Profesional (TPP) wilayah Zona 2 Kabupaten Kolaka Utara menggelar Rapat Koordinasi evaluasi pelaksanaan program desa tahun anggaran 2026. 

Pertemuan ini difokuskan untuk mengukur sejauh mana progres pembangunan dan pemberdayaan masyarakat berjalan di tingkat desa, sekaligus mencari solusi atas berbagai kendala di lapangan. Rapat koordinasi yang bertempat di wilayah Zona 2 ini dipandu secara langsung oleh Tenaga Ahli Pemberdayaan Masyarakat (TAPM) Kabupaten Kolaka Utara, Bapak Suply, yang juga bertindak sebagai Ketua Kelas untuk TPP Zona 2. Dalam arahannya, Bapak Suply menekankan pentingnya sinergi dan pengawasan melekat dari para pendamping desa agar seluruh program yang direncanakan dapat terealisasi tepat waktu, tepat sasaran, dan akuntabel. Ia menginstruksikan agar pendamping terus memperkuat fungsi fasilitasi di desa binaan masing-masing. 

Adapun sejumlah agenda strategis dan evaluasi yang menjadi sorotan utama dalam rakor meliputi: Program Bantuan Langsung Tunai (BLT): Memastikan penyaluran dana BLT kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) berjalan lancar tanpa adanya potongan dan sesuai dengan regulasi terbaru.
Ketahanan Pangan: Mengevaluasi pemanfaatan anggaran ketahanan pangan desa, baik dari sektor nabati maupun hewani, agar memberikan dampak langsung pada penguatan ekonomi masyarakat.
Gerai Koperasi Desa Merah Putih: Membahas perkembangan pembangunan dan pengelolaan gerai koperasi yang digadang-gadang menjadi pusat perputaran ekonomi kerakyatan di desa.
Sarana dan Prasarana (Sarpras) Lainnya: Menilai kemajuan pembangunan fisik infrastruktur desa yang dibiayai melalui Dana Desa.Program Non-Sarpras: Mengevaluasi berbagai program pemberdayaan sumber daya manusia (SDM), pelatihan keterampilan, dan kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat desa lainnya.
Melalui rakor ini, Bapak Suply berharap seluruh Pendamping Desa (PD) dan Pendamping Lokal Desa (PLD) di Zona 2 Kolaka Utara memiliki kesepahaman langkah. Evaluasi ini diharapkan menjadi bahan perbaikan strategi pendampingan di sisa tahun anggaran agar kemandirian desa di Kabupaten Kolaka Utara dapat segera terwujud. 

struktur

STRUKTUR REDAKSI WEBBLOGSPOT TPP WATUNOHU


            PENANGGUNG JAWAB : KORCAM TPP WATUNOHU

            PIMPINAN REDAKSI    : ANDI JAYADI FADLY

            STAF REDAKSI            :


            KONTRIBUTOR :

            1. 


Minggu, 24 Mei 2026

Percepat Penuntasan Data KPM, Pemdes Lahabaru Gelar Rapat Koordinasi

Pendamping Desa bersama Pemerintah Desa Lahabaru menggelar rapat koordinasi guna mempercepat pendataan serta penginputan data layanan pencegahan stunting pada aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW). Langkah ini diambil untuk memastikan akurasi data sasaran 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) agar konvergensi penanganan stunting berjalan optimal.

Kepala Desa Lahabaru Syahruddin menegaskan dalam Rapat Koordinasi (Rakor) terkait langkah kongkrit dalam percepatan pendataan dan penginputan data pada aplikasi electronic Human Development Worker (eHDW) di balai desa setempat. Rakor ini difokuskan untuk mengevaluasi sejauh mana progres penginputan data sasaran prioritas, khususnya terkait layanan pencegahan stunting di tingkat desa. 

Pendamping Desa (Andi Jayadi Fadly, SH) dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya peran aktif KPM dalam melakukan pembaruan data secara berkala. Menurutnya, data yang akurat dan real-time sangat dibutuhkan oleh pemerintah desa dan pusat sebagai dasar pengambilan kebijakan serta penyusunan program intervensi kesehatan masyarakat."Aplikasi eHDW ini adalah instrumen penting dari Kementerian Desa untuk mengawal 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Oleh karena itu, percepatan penginputan data ini tidak bisa ditunda agar sasaran seperti ibu hamil, balita, dan calon pengantin di desa kita bisa terpantau dengan baik," tegas Kepala Desa Dalam rapat tersebut, KPM Desa Lahabaru memaparkan beberapa kendala teknis yang dihadapi di lapangan, mulai dari kendala jaringan hingga proses sinkronisasi data pada sistem eHDW. 

Pemerintah Desa dan KPM kemudian menyepakati langkah tindak lanjut, termasuk penyediaan fasilitas pendukung dan jadwal evaluasi rutin mingguan untuk memastikan seluruh data telah dientri dengan tuntas.  Rakor ini ditutup dengan komitmen bersama antara Pemerintah Desa Lahabaru dan KPM untuk mengoptimalkan penggunaan aplikasi eHDW demi mewujudkan generasi penerus yang sehat dan bebas stunting.

Senin, 20 April 2026

OJT KPM: Penguatan Peran Kader dalam Konvergensi Penanganan Stunting

 Oleh : TPP Kec Watunohu

 
Kegiatan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) resmi dibuka oleh Sekretaris Camat, Kadir, SE, sebagai bagian dari upaya peningkatan kapasitas kader dalam mendukung percepatan penurunan stunting di tingkat desa. Kegiatan ini berlangsung dengan penuh antusias dan diikuti oleh para KPM dari berbagai desa.

Dalam sambutannya, Kadir, SE menekankan pentingnya peran KPM sebagai ujung tombak dalam pengumpulan dan pengelolaan data konvergensi stunting. Ia juga mendorong peserta untuk serius mengikuti seluruh rangkaian pelatihan agar mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di lapangan.

Materi utama dalam kegiatan ini difokuskan pada penggunaan aplikasi eHDW (electronic Human Development Worker), yang disampaikan oleh Tenaga Ahli Kabupaten Kolaka Utara, yakni Sultan Darampa dan Sufli. Keduanya memberikan pemahaman teknis terkait input data, pemantauan sasaran, serta pemanfaatan aplikasi sebagai alat bantu pengambilan keputusan berbasis data.

Selain itu, pendampingan teknis juga diperkuat oleh Pendamping Desa, yaitu Rusmin dan Andi Jayadi Fadli, serta Pendamping Lokal Desa Annisa Fauziyyah Syahrir. Mereka memberikan bimbingan langsung kepada peserta dalam praktik penggunaan aplikasi eHDW, sehingga peserta dapat memahami secara komprehensif.

Kegiatan OJT ini diharapkan mampu meningkatkan kompetensi KPM dalam mengelola data berbasis digital secara akurat dan tepat waktu. Dengan pemanfaatan aplikasi eHDW yang optimal, diharapkan intervensi program pembangunan manusia, khususnya dalam penanganan stunting, dapat berjalan lebih efektif dan terarah di tingkat desa.

Melalui sinergi antara pemerintah kecamatan, tenaga ahli, dan pendamping desa, kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas di Kabupaten Kolaka Utara.

Sinergi Antara Kecamatan dan Pendamping Desa di Kecamatan Watunohu Dalam Mendukung OJT Kader Pembangunan Manusia (KPM)

  Oleh:  Annisa FS

Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.

Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.

Pendamping Desa (Rusmin, ST) dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.

Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.

Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.

Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.

Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.Watunohu – Pendamping Desa Kecamatan Watunohu melaksanakan kegiatan koordinasi bersama Camat Watunohu, Zakaria Kasim, SH, terkait pelaksanaan On the Job Training (OJT) Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam rangka mendukung percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Kolaka Utara.

Kegiatan koordinasi ini berlangsung di Kantor Kecamatan Watunohu dan dihadiri oleh Pendamping Desa, Pendamping Lokal Desa, serta unsur pemerintah kecamatan. Pertemuan tersebut bertujuan untuk menyamakan persepsi dan memperkuat sinergi lintas sektor dalam pelaksanaan OJT KPM di seluruh desa di Kecamatan Watunohu.

Dalam arahannya, Camat Watunohu menekankan pentingnya peran Kader Pembangunan Manusia sebagai ujung tombak dalam upaya konvergensi pencegahan stunting di tingkat desa. Ia menyampaikan bahwa keberhasilan program ini sangat ditentukan oleh kualitas pendataan, pemantauan, serta pelaporan yang dilakukan oleh KPM di lapangan.

Pendamping Desa dalam kesempatan tersebut memaparkan rencana pelaksanaan OJT yang meliputi peningkatan kapasitas kader dalam pendataan sasaran rumah tangga 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), pemantauan layanan kesehatan dan gizi, serta penggunaan aplikasi e-HDW sebagai instrumen pelaporan kegiatan.

Selain itu, dibahas pula strategi pendampingan yang efektif agar KPM dapat menjalankan tugasnya secara optimal, termasuk koordinasi dengan pemerintah desa dan tenaga kesehatan setempat. Sinergi antara pemerintah kecamatan, pendamping desa, dan kader diharapkan mampu mempercepat pencapaian target penurunan stunting di wilayah Watunohu.

Kegiatan koordinasi ini diharapkan menjadi langkah awal yang strategis dalam memastikan pelaksanaan OJT KPM berjalan efektif, terarah, dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas kesehatan masyarakat di Kabupaten Kolaka Utara.